Indeks glikemik (IG) merupakan suatu ukuran untuk mengklasifikasikan
pangan berdasarkan pengaruh fisiologisnya
terhadap kadar glukosa darah.
| Rendah | Sedang | Tinggi |
|---|---|---|
| <50 | 51-71 | >70 |
Beban glikemik adalah jumlah karbohidrat yang tersedia dalam 100 gram
bahan pangan dikalikan dengan nilai indeks glikemik yaitu satu satuan
beban glikemik setara dengan respons glukosa darah yang dihasilkan
oleh konsumsi satu gram glukosa murni (Kemenkes 2022).
| Rendah | Sedang | Tinggi |
|---|---|---|
| <10 | 11-19 | >20 |
Bg = ig x 100/kh
Sumber : Harvard Medical School (2015)
Sumber : Kemenkes, American Diabetes Association
| Pukul 07.00 | Makan pagi |
| Pukul 10.00 | Makan selingan 1 |
| Pukul 13.00 | Makan siang |
| Pukul 16.00 | Makan selingan 2 |
| Pukul 19.00 | Makan malam |
Jadwal makan sangat penting terutama pada panyandang diabetes. Tentunya
disesuaikan dengan kebutuhan energi per hari. Selang waktu makan yaitu
3 jam terdiri dari 3 makan utama dan 2 kali selingan.
Setiap jenis makanan memiliki kecepatan langsung terhadap kadar gula darah. Maka dianjurkan memilih jenis makanan dengan indeks glikemik yang rendah.
Dianjurkan makan porsi kecil frekuensi sering dan perhatikan jadwal makan agar gula darah tetap stabil.
Beberapa bahan makanan karbohidrat memiliki indeks glikemik yang tinggi bila dikonsumsi sendiri, misal nasi. Kombinasikan dengan sayur agar IG menjadi rendah.